image-title

Ibu Hj.Hesti Rohaeti alumni SMK-SMAK Bogor sekaligus menjadi guru di sekolah tercintanya. Beliau adalah alumni SAKMA atau dikenal dengan SMK-SMAK Bogor saat ini, lulusan tahun 1987 angkatan ke- 29 dengan nama angkatan Trayalis. Angkatan yang cukup jauh dari angkatan saat ini yang telah menginjak angkatan ke-61.

Kini, Beliau mendedikasikan dirinya untuk sekolah tercinta dengan menjadi Guru Pendidikan Agama Islam. Beliau mulai mengajar di SMK-SMAK Bogor sejak tahun 1993 sampai saat ini. Continue reading Ibu Hesti Rohaeti, Lebih Kena ke Hati

Read More
image-title

Sudah 72 tahun kita merdeka. Tapi sesungguhnya kita belum benar-benar merdeka. Penjajahan di masa lampau dan masa kini ada di konteks yang berbeda. Mungkin di masa lampau penjajahan itu berhubungan dengan fisik dan perebutan wilayah dari bangsa asing. Namun di masa kini, penjajahan kita rasakan sedikit demi sedikit. Malah ada beberapa orang yang tidak menyadari penjajahan itu. Penjajah dimasa kini bukan lagi dari bangsa asing. Tapi bisa jadi dari bangsa Indonesia itu sendiri. Beberapa orang mungkin berpikir ini tidak masuk akal. Mana mungkin suatu bangsa dijajah oleh bangsa itu sendiri.

Contohnya adalah karena teknologi berkembang secara pesat, maka setiap individu pasti memiliki handphone. Setiap hari benda itu selalu digenggam di tangan. Namun hal inilah yang menyebabkan kita sebagai generasi muda sebagai generasi “nunduk”. Setiap ada perkumpulan bukannya saling bercengkrama satu sama lain, melainkan masing-masing orang hanya sibuk kepada handphone mereka. Hal ini pula, kini muncul anggapan masyarakat Indonesia kurang bergotong-royong, menjadikan masyarakat individualis. Continue reading Penjajahan Masa Kini

Read More
image-title

Indonesia tanah airku, sebuah bangsa yang besar. Terdiri dari ribuan pulau, bahkan luasnya melebihi tiga negara di Eropa. Kekayaan alamnya melimpah, sumber daya manusia pun sangat banyak jumlahnya., tetapi  masih tergolong negara berkembang. Mengapa?  Pertanyaan seperti itu memang terdengar seperti kontradiktif dengan keadaannya tetapi memang seperti itu yang terjadi. Salah satunya adalah belum dioptimalisasikan pemanfaatan sumber daya alam dan manusianya.

Dekade ini, Indonesia memang sudah terlihat lebih berkembang dari masa sebelumnya. Sektor pariwisata sudah berkembang pesat, sehingga dapat menarik turis mancanegara. Masih kah ada kekurangan? Masih. Yaitu, saat ini ‘yang memegang’ bangsa Indonesia masih generasi tua. Generasi muda Indonesia belum sepenuhnya memegang kendali bahtera kesejahteraan dan kemerdekaan Indonesia. Continue reading Penurunan Moral Bangsa

Read More
image-title

“Jika kita ingin menghancurkan suatu bangsa, maka hilangkanlah sejarah dari pikiran pemuda bangsa tersebut.”

Indonesia dengan segala keberagaman dan kebudayaannya yang khas adalah sebuah anugerah dan keindahan. Globalisasi dengan segala modernisasi dan kebebasannya adalah sebuah tuntutan zaman dan keharusan. Bagaimana jika mereka berdua bertemu? Indonesia dan globalisasi. Apakah akan menjanjikan budaya kita tetap lestari? Apakah akan menjanjikan nasionalisme kita utuh sedangkan segala macam paham dan budaya yang terlihat lebih menarik dan menjanjikan itu bebas masuk di era ini? Ataukah kita akan mengalami penjajahan selanjutnya setelah Belanda dan Jepang? Penjajahan macam apa? Penjajahan oleh globalisasi. Krisis nasionalisme dan cinta budaya. Ya, bangsa kita berada di ujung tanduk terjajah globalisasi. Continue reading Terjajah Globalisasi : Sebuah Klise Tentang Pemuda yang Lupa Akan Jati Diri Bangsanya

Read More