Pukul empat sore, di mana cahaya matahari yang sudah mulai condong ke barat, hangat dan lembut terasa menyengat kulit, membuat suasana di sore hari terasa damai. Namun hal tersebut kurang terasa di laboratorium praktik kimia terpadu (PKT) SMK SMAK Bogor yang masih ramai dihuni murid yang masih bergelut dengan bahan kimia.

Pada saat seperti sekarang ini, kebanyakan siswa kelas 10, 11 maupun 12 yang sedang melaksanakan jadwal belajar teori di kelas sudah beranjak pulang ke rumah maupun ke rumah kosnya masing masing. Dan yang masih tersisa adalah siswa siswa yang sedang menjalani jadwal praktikum. Suasana yang masih ramai oleh penghuninya di tengah-tengah sepinya sekolah karena ditinggal murid muridnya.
Continue reading Sore Sibuk di Laboratorium

Read More

Begitu aku menyusuri lorong, laboratorium analisis instrumen berada disebelah kiriku. Ada dua pintu masuk di sebelah kiri dan kanan yang bisa dilewati. Ku genggam gagang pintu dan kubuka pintu tersebut. Saat kaki melangkah ke dalam terlihat ruangan berlantai keramik putih dan berdinding coklat yang luas dan cukup pencahayaan yang berasal dari lampu. Beberapa guru sedang berbincang di ruangan yang terletak di sebelah kiriku. Kakiku melangkah maju dan melihat lemari coklat yang berisi buret dan aku mencoba memasuki ruangan di sebelahnya. Suasana sejuk terasa dari pendingin ruangan yang tersedia, beberapa alat timbangan tersedia di dalamnya dan ruangan inilah yang dinamakan ruang timbang.

Suara bising berasal dari luar ruang timbang. Beberapa anak murid sedang melakukan praktikum pada empat buah meja panjang yang berwarna coklat. Beberapa pereaksi dan alat canggih berada di atasnya seperti pH meter dan konduktometer. Suara gemercik air berasal dari wastafel dengan sabun dan tempat sampah kecil berwarna di setiap meja tersebut yang sedang dipakai beberapa siswa untuk mencuci alat gelas. Pada bagian belakang empat meja tersebut terdapat alat polarimeter yang cukup usang dengan penerangan lampu berwarna kuning dan refraktometer. Terdapat jendela kaca besar yang tertutup gordyn yang menghadap langsung ke kantin sekolah.
Continue reading Laboratorium Analisis Instrumen 1 SMAKBO

Read More

Setiap hari (kecuali saat libur sekolah), aku harus pergi ke sekolah, dengan jarak sejauh 7 km dari rumahku, aku dapat menempuh perjalanan ini selama ± 15 menit menggunakan sepeda motor. Setiap hari aku berangkat ke sekolah jam 6 pagi, mungkin terlalu pagi untuk pergi dari rumah ke sekolah. Tetapi inilah yang biasa aku lakukan, pergi ke sekolah pagi-pagi dan 15 menit kemudian aku sampai di sekolah. Aku pergi ke sekolah bersama teman dekatku, Jessie namanya. Sama denganku, dia pun menaiki motor untuk pergi ke sekolahnya. Sekolahnya pun cukup dekat dengan sekolahku, yaitu di SMA PGRI 1.

Karena kita pergi bersama dan kemungkinannya kecil untuk kita sudah siap menaiki motor masing-masing. Biasanya Jessie sudah sampai didepan rumahku terlebih dahulu. Dan saat itu aku harus menaikkan tempoku dalam menggunakan jaket ataupun menggunakan sepatu, karena tidak enak jika membuat Jessie lama menunggu. Setelah kita berdua siap untuk pergi, kita saling bertanya mengenai  kondisi bensin motor. Jika bensin motor kita atau salah satu dari kita sudah sedikit, maka kita harus pergi mencari bensin terlebih dahulu. Beruntung penjual bensin eceran berada searah dengan perjalanan kita. Continue reading Perjalananku Menuju Sekolah

Read More

Aku belajar di Lab Bahasa SMAKBo. Sebuah Lab di dekat kantin tepat di bawah Lab Komputer. Terlihat dari tempat duduk kantin yaitu sebuah ruangan kecil dengan dua pintu pada pintu bagian depan dan satu pintu di bagian belakang serta dua lemari besar yang diletakkan berdampingan di samping pintu bagian depan. Aku simpan sepatu dan tasku di salah satu rak dalam lemari besar itu.

Kubuka pintu Lab Bahasa bagian depan. Begitu kubuka, ternyata sebenarnya ruangan ini cukup luas dengan dinding berwarna krem muda membuat ruangan terlihat lebih luas dan terang. Kakiku menginjak lantai Lab bahasa yang dilapisi karpet berwarna biru tua secara keseluruhan. Terdapat banyak meja siswa yang mengarah padaku. Meja siswa dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian kanan dan bagian kiri dengan batas sebuah area yang dibuat lebih tinggi dari lantai yang lainnya di dalam Lab bahasa tersebut yang berfungsi sebagai jalan. Tipe meja siswa yaitu meja yang memiliki sekat atau bilik dengan penutup kaca di bagian depan serta diberi nomor pada penutup kaca tersebut. Tepat di pojok kananku terlihat sebuah meja guru dengan beberapa tumpukan buku, sebuah komputer dan kalender duduk. Di belakangku terdapat satu buah white board. Continue reading Lab Bahasa SMK-SMAK Bogor

Read More

Penting bagi kita untuk melatih rasa kepemimpinan sejak dini. Kata pemimpin, kepemimpinan, dan memimpin berasal dari kata dasar yang sama yaitu “pimpin” tetapi ketiga hal tersebut memiliki arti yang berbeda. Arti pemimpin menurut saya adalah seorang ketua, pembina, pengurus, pembimbing, dan lain lain. Memimpin artinya suatu cara untuk mengepalai suatu kegiatan. Sedangkan kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki sesorang untuk mengajak orang lain kearah yang lebih baik atau ikut serta bekerja sama dalam suatu kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.
Continue reading Menanamkan Sifat Kepemimpinan Sejak Dini

Read More