Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/operations.class.php on line 2734

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/operations.class.php on line 2738

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/output.class.php on line 3679
Blog - Yayasan BAS

Halo-Halo,
Sobat BAS!

Bogor, 27 Maret 2021 – Pembukaan kegiatan beasiswa generasi ke-7 resmi dibuka. Efek pandemi yang belum menunjukkan akhir dari aksinya membuat kegiatan terpaksa dilakukan secara online melalui aplikasi video conference, Zoom Meeting. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Kang Asahi selaku perwakilan dari HASKA dan Kak Novita selaku perwakilan dari Yayasan BAS. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Endang Jaelani sebagai perwakilan dari SMK-SMAK Bogor.

SELANJUTNYA
Read More

Halo-halo, Sobat BAS!

Pandemi di tanah air belum menampilkan akhir dari kehadirannya di muka bumi ini. Banyak sekali efek yang ditimbulkan dari masa pandemi Covid 19, salah satunya pembelajaran yang semula luring harus dilaksanakan secara daring. Pembelajaran daring tersebut harus dilakukan agar proses belajar-mengajar tidak terputus. Namun, masih banyak kendala yang dirasakan siswa maupun guru selama pembelajaran daring, yang tak lain dan tak bukan ialah permasalahan mengenai kuota internet dan ekonomi.

Continue reading Seleksi Wawancara Calon Beswan Gen 7
Read More

Halo-halo, Sobat BAS!

Upin Ipin beli benih

Mampir dulu ke Bengkulu

Apa kabarnya, nih?

Semoga sehat selalu!


Terima kasih atas antusias kalian semua yang telah mendaftar Program Beswan Gen 7.

Kali ini akan ada informasi yang ditunggu-tunggu sama kalian, nih!

Yap, benar!

Hasil seleksi administrasi sudah bisa kalian liat! Yuk, cek langsung namamu disini:

Continue reading Pengumuman Calon Beswan Yang Lolos Seleksi Administrasi
Read More
image-title

Yang patah tumbuh yang hilang berganti,
tiba saatnya mengangkat sauh,
wajah-wajah baru siap kami nanti!


Halo-halo, Warga Analis!

Tahun 2021 sudah menapaki bulan keduanya, sekaligus menandai bahwa perjuangan luar biasa kita sudah hampir genap satu tahun lamanya. Satu tahun ke belakang bukan tahun yang mudah bagi siapapun di antara kita. Namun bukannya melemahkan, dari tahun yang luar biasa ini kita semua dibentuk, agar menjadi pribadi yang kuat, juga yang mampu menguatkan.

Dengan semangat berbagi kebaikan yang lebih dari tahun-tahun sebelumnya, Yayasan BAS kembali berkolaborasi dengan HASKA dan siap merangkul teman-teman warga analis untuk bergabung dengan Program Beasiswa Generasi ke-7!

Continue reading Program Beasiswa Generasi ke-7
Read More
image-title

Ganasnya virus Covid-19 yang tak kunjung usai mulai memberikan efek domino terhadap masyarakat Indonesia. Dilihat dari sudut pandang manapun tidak ada yang merasa bebas dari efek ini. Mulai dari dunia kerja yang membuat bayak karyawan terkena PHK dan berujung pada krisis ekonomi rumah tangga. Bahkan, dunia pendidikan juga mengalami hal ini, di mana para siswa diharuskan belajar secara online. Hal ini tentu saja membuat ilmu yang mereka dapatkan kurang maksimal karena banyak kendala yang dialami, seperti gangguan sinyal. Selain proses pembelajaran yang harus dilakukan secara online, kegiatan keorganisasi juga terpaksa dilakukan dari jarak jauh melalu aplikasi online.

Kegiatan keorganisasian Yayasan BAS untuk para beswan gen 6 dilakukan tanpa adanya tatap muka. Mulai dari kegiatan tematik rutin yang diadakan tiap bulan, hingga penutupan pun dengan berat hati hanya dilakukan melalui aplikasi online, Zoom Meeting. Aplikasi berbasis online yang menyediakan layanan konferensi video. Kegiatan penutupan ini tidak seperti biasanya dan sangat terasa berbeda dibandingkan dengan penutupan untuk beswan gen-gen sebelumnya.

Kala itu, tepat di seminggu pertama bulan November tahun 2021 kegiatan untuk beswan gen 6 resmi ditutup. Tetap dengan keceriaan beswan gen 6 yang beranggotakan 15 pelajar dengan senyum lebarnya sebagai tanda mereka tetap semangat di tengah keterbatasan yang sedang mereka rasakan. Moderator sudah mulai mengambil alih dan mereka, beswan gen 6 dengan jaket berwarna biru dongker bertuliskan “Bakti Asih Sesama” di punggung dan lambang yayasan di dada bersiap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penutupan.

Sambutan dari pembina alias Kang Rifqi Arifin menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan penutupan ini. Tak hanya sebatas sambutan, beliau juga banyak bercerita dan berbagi pengalaman hidup kepada beswan gen 6. Kegiatan ini dihadiri oleh banyak alumni yang bergabung dalam Yayasan BAS, bahkan Bu Hilda pun turut serta menghadiri kegiatan ini di tengah kesibukannya sebagai guru volumetri SMK-SMAK Bogor.

Kegiatan selanjutnya adalah momen tepat untuk mengeluarkan seluruh unek-unek yang selama ini hanya sanggup untuk dipendam. Mulai dari tawa ringan hingga terbahak-bahak, tetapi keadaan bisa berubah dengan cepat dan berujung pada linang air mata. Tak terasa kebersamaan yang mulai dibentuk sejak Februari silam harus berakhir di bulan November. Hanya kebersamaan di setiap kegiatan yang harus berakhir, tetapi beswan gen 6 tetaplah beswan gen 6 yang selalu menjadi satu kesatuan yang utuh.

Setelah beswan gen 6 merasa cukup mengeluarkan isi hatinya dan mengenang kembali perjalanan mereka, kegiatan dilanjutkan dengan obrolan seru dengan ketua Yayasan BAS, Kak Dafid. Deg. Beliau mengatakan akan mengumumkan urutan siswa berprestasi dan tulisan-tulisan popular terbaik. Baru saja beswan gen 6 merasa rileks, tiba-tiba suasana menjadi campur aduk. “Coba buka amplop coklatnya, yuk!” ujar Kak Dafid.

Beberapa hari sebelum kegiatan penutupan, Yayasan BAS mengirim dresscode dan amplop coklat yang boleh dibuka saat penutupan berlangsung ke rumah masing-masing beswan. Ternyata amplop coklat itu berisi sertifikat bagi para beswan berprestasi dan beberapa tulisan popular yang terpilih menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Raut wajah beswan gen 6 seketika berubah menjadi ceria kembali setelah membuka amplop yang selama ini dirahasiakan oleh yayasan.

Delapan beswan dengan nilai tertinggi mendapat apresiasi lebih dari yayasan, tetapi 7 lainnya pun tetap juara di hati yayasan. Selain itu, tulisan populer yang selama ini ditulis oleh para beswan setelah mengikuti kegiatan tematik sangat diapresiasi oleh yayasan. 7 tulisan terpilih juga mendapat apresiasi lebih dari yayasan. Namun, mereka, beswan gen 6 yang tulisannya belum terpilih tetap semangat dan tidak berkecil hati.

Kegiatan penutupan acara beswan gen 6 ditutup dengan foto bersama ke-15 beswan dan seluruh anggota yayasan yang turut serta hadir dalam kegiatan tersebut. Senyum lebar masing-masing beswan terlihat jelas seraya mengangkat sertifikat terbaik yang mereka raih. Gaya andalan dengan membentuk angka dua pada jari-jemari mereka berhasil direkam dengan jelas di setiap detik pengujung kegiatan itu.

Setelah sesi foto bersama berakhir, moderator kembali mengambil alih kegiatan penutupan yang diselenggarakan secara online itu. Seraya mengucapkan selamat kepada peraih nilai tertinggi dan tulisan terpilih, moderator mengakhiri kegiatan penutupan acara beswan gen 6. Salam hangat menutup kegiatan online yang diadakan di hari Sabtu dengan diikuti 15 beswan gen 6 dari rumah masing-masing.

Pandemi bukanlah alasan untuk rehat. Mereka semua menunjukkan bahwa dalam keadaan apapun harus tetap semangat, Walaupun kegiatan sudah berakhir, tetapi 15 beswan gen 6 tetap bersahabat. Bulatkan niat, usaha yang giat, menuju beswan gen 6 yang hebat. Kegiatan ini hanyalah sebatas tamat yang tetap terikat.

Penulis: Qotrunnada Linggar Pinanditi

Read More
image-title

Pada hari Sabtu, 22 Februari 2019 di SMK-SMAK Bogor, Yayasan BAS meyelenggarakan pembukaan Program BAS Generasi ke-6. Acara tersebut dihadiri oleh orang tua dari penerima manfaat (Beswan), pihak yayasan, dan pihak sekolah.

Pembukaan Program ini bertujuan untuk menjalin silaturahim antara orang tua Beswan, pihak sekolah dan pihak yayasan. Pada acara kali ini Yayasan BAS menyampaikan program yang akan dijalani oleh lima belas Beswan selama mengikuti Program BAS Generasi ke-6.

Dalam sambutannya, Pak Arief selaku perwakilan sekolah mengucapkan terima kasih kepada Yayasan BAS yang peduli dan bersedia untuk membantu Siswa. Pak Arief juga menambahkan semoga program BAS ini terus berlanjut.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan selama Program BAS Generasi ke-6 adalah kegiatan tematik yang akan dilaksanakan sekali dalam sebulan. Salah satu orang tua Beswan menyampaikan saran untuk menyelenggarakan tematik yang membahas tentang kehidupan setelah sekolah, sehingga dapat meyakinkan Beswan untuk memilih melanjutkan kuliah atau bekerja setelah lulus dari sekolah.

Sandi selaku perwakilan Yayasan BAS menanggapi, “Alhamdulillah pada generasi BAS sebelumnya kegiatan tematik dengan tema tersebut selalu kami laksanakan. Jadi nantinya kami akan menghadirkan dua narasumber, satu narasumber yang sudah memiliki pengalaman kerja yang banyak dan satu narasumber dengan gelar pendidikan yang tinggi.”

Selain itu ada juga orang tua Beswan yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada yayasan BAS karena telah menyelenggarakan program ini dan bersedia untuk membantu Beswan.

Tematik-1 Kepemimpinan dan Komunikasi Profesional

Setelah pembukaan Program BAS selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan Tematik-1 bertema “Kepemimpinan dan Komunikasi Profesional” yang diikuti oleh seluruh Beswan.

Tema ini dipilih dengan harapan Beswan memiliki kemampuan untuk memimpin diri sendiri atau bahkan memimpin orang lain, dengan kemampuan komunikasi yang baik.

Dalam materinya, Gustav sebagai narasumber menyampaikan materi Komunikasi Profesional menjelaskan tujuan komunikasi yang baik, unsur-unsur komunikasi, dan model komunikasi. Ia menegaskan, “Tujuan dari model komunikasi adalah untuk memudahkan analisis dan merancang keputusan yang akan diambil.”

Sedangkan materi Kepemimpinan oleh Sandi, ”Pemimpin itu dibentuk, karena semakin banyak jam terbang dan banyak permasalahan yang dilalui, maka akan semakin terbentuk kepemimpinannya.” terang Sandi. Ia juga menambahkan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin dapat dimulai dengan memimpin diri sendiri, tidak harus diawali menjadi pemimpin di suatu organisasi.

Selanjutnya, pemaparan materi kepenulisan dan pemberian tugas menulis. Tulisan Beswan yang terkumpul akan disimpan sebagai arsip yayasan dan berpotensi untuk masuk ke dalam website yayasan. Selain itu tulisan Beswan nantinya akan diterbitkan sebagai sebuah buku karya Beswan yang akan di launching pada akhir program dan/atau waktu setelah program selesai.

Terakhir, Beswan menandatangani akad Beasiswa oleh pengurus Yayasan BAS serta pembagian uang saku kepada Beswan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama.

Read More
image-title

Sabtu, 23 Februari 2019, Yayasan BAS mengadakan Tematik ke-3 untuk Penerima Manfaat (Beswan) Generasi 5 bertema Kehidupan Pasca Sekolah. Metode dalam mencapai sasaran tujuan tematik ini melalui pembelajaran pengalaman pribadi narasumber yang diperkaya dengan tanya jawab. Tematik ini dihadiri 19 Beswan karena seorang Beswan sedang sakit.

Kegiatan berlangsung di Sekolah mulai pukul 08 s.d. 15 WIB yang menghadirkan tiga narasumber. Mereka berbeda pilihan saat lulus sekolah di zamannya. Narasumber pertama memilih langsung bekerja, narasumber kedua memilih langsung kuliah, dan narasumber ketiga menjalankan bekerja sekaligus kuliah.

Yuk kita simak tulisan Beswan berikut yang menggambarkan intisari dari apa-apa yang disampaikan oleh narasumber. Tulisan pertama oleh Maulana berjudul Kehidupan Pasca SMAKBO. Pilihanku adalah jalan kesuksesanku (klik judul) adalah tulisan kedua oleh M Raafi Adhasyah. Ketiga, Aliefi Mutiara Syafitri yang menulis Bingung Menentukan Masa Depan? Nggak Zaman! (klik judul). Selamat menikmati.

 

Kehidupan Pasca SMAKBO

Samsul Maulana

Sering muncul dalam benak anak-anak SMAKBo sebuah pertanyaan “Apa yang akan kulakukan setelah lulus nanti?” Terutamanya sering terjadi pada kelas 12 dan kelas 13 yang akan segera lulus dari SMAKBo. Sebagai sekolah vokasi, lulusan SMAKBo dirancang sebagai individu yang siap kerja. Namun tidak sedikit pula yang ingin melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan, dengan alasan jenjang pedidikan yang tinggi adalah sebuah tuntutan dalam menghadapi pasar bebas dunia. Lalu bagaimana jika memilih bekerja yang diimbangi dengan kuliah setelah lulus dari SMAKBo?

Kegiatan yang dilaksanakan di dalam sekolah ini mengundang 3 narasumber yang merupakan alumni SMAKBo. Ketiganya memiliki pengalaman kehidupan pasca SMAKBo yang berbeda. Yaitu :

Bekerja

Sarjono Budi Santoso, Alumni SMAKBo angkatan 25 yang biasa disapa om MJ ini adalah narasumber yang memiliki pengalaman kehidupan pasca SMAKBo langsung bekerja. Continue reading Tematik Ke-3 2019, Kehidupan Pasca Sekolah

Read More
image-title

Sabtu, 9 Februari 2019, Yayasan BAS mengadakan Tematik ke-2 untuk Penerima Manfaat (Beswan) Generasi 5 bertema Cinta Tanah Air dan Tafakur Alam. Tema ini dipilih karena kami meyakini, setiap penduduk Indonesia apapun bidang keilmuannya, haruslah memiliki rasa Cinta terhadap Tanah Air serta berpikir untuk melestarikan alam. Pembelajaran tersebut tidak harus melulu di dalam kelas, membangkitkan rasa Cinta Tanah Air dapat dicapai melalui kunjungan ke fasilitas publik yang sarat dengan nilai-nilai ke-Indonesiaan.

Kali ini, 20 Beswan mengunjungi 2 tempat di Jakarta yaitu Museum Nasional dan Perpustakaan Nasional RI. Ingin tahu seperti apa keseruan kegiatan Tematik ke-2 ini, yuk simak tulisan Beswan berikut. Pertama berjudul Memaknai Kebudayaan Indonesia oleh Difa Afiyah Sucisatryani, judul kedua Belajar dari Patung (klik judul) oleh Aliefi Mutiara Syafitri. Selamat menikmati.

Memaknai Kebudayaan Indonesia

Difa Afiyah Sucisatryani

Pada hari Sabtu, 9 Februari 2018 adalah salah satu hari yang sangat berharga untukku. Pada hari itu, aku dan teman-teman dari “Beswan Gen 5” mengikuti kegiatan tematik ke-2 yang dilaksanakan di Museum Nasional dan Perpustakaan Nasional RI yang berada di Jakarta. Kenapa aku sebut sebagai hari yang berharga? Itu bukan kalimat hiperbola semata, tetapi adalah suatu fakta yang pada hari itu aku dapat mengenal sejarah budaya Indonesia lebih dalam lagi sekaligus melakukan tafakur alam.

Pembukaan yang sangat menyentuh dalam kegiatan tematik kali ini adalah ‘orang dulu lebih bijak persoalan lingkungan‘, begitulah sekiranya kalimat yang disampaikan oleh Kak Reyhan selaku tourguide saat kita berada di Museum Nasional. Jika Kalian pergi ke Museum Nasional, kalian akan disambut dengan banyaknya arca-arca Budha dan Hindu, patung-patung kuno, dan prasasti. Hal itu yang membuat mataku terpesona dengan setiap pahatan yang dibuat orang zaman dulu. Aku semakin berpikir bahwa dari zaman dahulu Indonesia sudah maju dengan ilmu pahatan di atas batunya yang  juga dipandang luar biasa oleh bangsa asing.

Akan kukenalkan salah satu patung yang menarik perhatianku dan masih aku ingat jelas bentuknya sampai saat ini. Patung itu bernamakan Kala. Digambarkan dengan sebuah kepala dengan kedua mata yang melotot menambah kesan seram pada patung tersebut. Usut punya usut, Kala digambarkan seperti itu agar menyerupai malaikat pencabut nyawa yang sebenarnya makna Kala adalah menggambarkan waktu. Semakin dipikirkan, waktu yang terbuang sia-sia akan menjadi menyeramkan disaat hari pertanggung-jawaban tiba. Dan juga waktu tidak akan bisa kembali ke masa lalu. Itulah mengapa Kala digambarkan seseram itu. Continue reading Tematik Ke-2 2019, Cinta Tanah Air dan Tafakur Alam

Read More
image-title

Sabtu, 26 Januari 2019, 20 penerima manfaat Beasiswa BAS mengikuti Tematik bertema Kepemimpinan dan Komunikasi Profesional. Ada 2 fasilitator, Juang Akbar Magenda bercerita tentang Kepemimpinan, dilanjutkan dengan Puji Maharani membahas tentang pentingnya Komunikasi yang Efektif. Benang merah dari tema ini seperti yang dikatakan Puji, “Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu berkomunikasi dengan baik”.

Sebagai konfirmasi pemahaman Beswan, setiap Beswan membuat satu tulisan utuh seputar topik kepemimpinan dan kepemimpinan profesional. Berikut tulisan berjudul Skill Yang Harus Dimiliki Seorang Pemimpin oleh M Raafi Adhasyah dan Angan-Angan Si Pemalu oleh Nurul Bunga Kurnia, selamat membaca.

Skill Yang Harus Dimiliki Seorang Pemimpin

M Raafi Adhasyah

Seorang pemimpin harus mempunyai banyak kelebihan, salah satunya adalah komunikasi. Dengan komunikasi efektif, pemimpin dapat mengajak, mengarahkan, dan menggerakan anggota untuk mencapai kepentingan bersama. Semua orang pasti mempunyai sikap kepemimpinan masing-masing, namun tidak semua orang berbakat atau bisa menjadi pemimpin, maka dari itu diperlukan pelatihan/seminar kepemimpinan seperti yang dilakukan Yayasan BAS untuk Beswan Gen 5 pada hari Sabtu, 26 Januari 2019.

Pemimpin tidak boleh hanya mementingkan jabatan. Memang benar, semua orang yang punya jabatan tinggi  umumnya punya sikap kepemimpinan yang bagus. Tetapi, saat melakukan pekerjaan, pemimpin harus bersikap selayaknya dan harus fokus pada tujuan. Harapkanlah kesuksesan bersama, anggaplah sebuah jabatan sebagai hadiah atas keberhasilan bersama.

Pemimpin pun harus mengesampingkan egonya. Memang puas rasanya untuk memaksakan ego. Namun, apa anggota yang lain juga puas? Karena itu pemimpin harus bisa memahami, mengetahui kemampuan, dan mengenal anggotanya, dengan begitu pemimpin dapat mewujudkan keberhasilan dan tentu anggota juga akan merasa puas dengan kinerjanya masing-masing. Untuk mewujudkan ini pemimpin harus melakukan berbagai macam pendekatan dan berkomunikasi dengan anggota. Pemimpin dapat dikatakan benar-benar menjadi seorang pemimpin apabila dapat merangkul anggotanya.

Seperti yang dikatakan sebelumnya pemimpin harus dapat berkomunikasi efektif. Tidak semua orang bisa melakukan hal ini, tapi bagi orang yang bisa melakukan ini maka dapat dikatakan dia berbakat sebagai pemimpin. Puji Maharani berkata cara untuk komunikasi efektif adalah dengan memberlakukan 3C yaitu CLEAR (jelas) – CONCISE (ringkas) – COMPLETE (lengkap). Dara kelahiran Surabaya yang tumbuh besar di Bandung ini menanyakan kepada seluruh Beswan Gen 5,

“Apa itu komunikasi? Coba Anda jelaskan dengan satu kata!” Continue reading Tematik ke-1 2019, Kepemimpinan dan Komunikasi Profesional

Read More