Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/operations.class.php on line 2734

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/operations.class.php on line 2738

Warning: "continue" targeting switch is equivalent to "break". Did you mean to use "continue 2"? in /home/yayasa11/public_html/wp-content/plugins/revolution_slider/includes/output.class.php on line 3679
Menanamkan Sifat Kepemimpinan Sejak Dini - Yayasan BAS

Penting bagi kita untuk melatih rasa kepemimpinan sejak dini. Kata pemimpin, kepemimpinan, dan memimpin berasal dari kata dasar yang sama yaitu “pimpin” tetapi ketiga hal tersebut memiliki arti yang berbeda. Arti pemimpin menurut saya adalah seorang ketua, pembina, pengurus, pembimbing, dan lain lain. Memimpin artinya suatu cara untuk mengepalai suatu kegiatan. Sedangkan kepemimpinan adalah kemampuan yang dimiliki sesorang untuk mengajak orang lain kearah yang lebih baik atau ikut serta bekerja sama dalam suatu kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.

Saat ini, lebih banyak orang yang mimiliki sifat kepemimpinan, tetapi tidak mau menjadi pemimpin. Karena masih banyak orang yang beranggapan bahwa pemimpin memiliki banyak risiko. Menurut saya, seorang pemimpin yang baik yaitu:

1. Berdasarkan keinginan sendiri
Kemampuan yang kita miliki, diketahui dengan pasti oleh diri kita sendiri, oleh karena itu mdnjadi seorang pemimpin harus berdasarkan kesadaran sendiri bukan paksaan dari orang lain. Karena jika kita mengikuti keinginan atau perintah orang lain maka kita tidak maksimal dalam menjalankan tugas sebagai seorang pemimpin.
2. Bertanggung jawab
Maksud bertanggung jawab disini adalah, mampu bertanggung jawab atas visi misi yang telah disampaikan sebelumnya. Serta dapat bertanggung jawab atas keputusan apa yang telah diambilnya.
3. Disiplin dan dapat mendisiplinkan
Seorang pemimpin harus memberikan contoh yang baik kepada anggota yang lain termasuk disiplin dalam segala hal apapun. Setelah pemimpin sudah disiplin, maka ia berhak untuk mendisiplinkan anggota yang lain.
4. Penguasaan emosi
Seorang pemimpin harus mampu menguasai emosi dirinya sendiri agar tidak mudah marah dan putus asa. Seorang pemimpin juga harus mengetahui jenis emosional yang dimiliki oleh setiap anggotanya sehingga dapat membantu untuk mengatur dan menetralkan emosinya.
5. Memiliki sifat terbuka
Terbuka di sini maksudnya adalah terbuka dalam menerima setiap pendapat yang disampaikan oleh para anggota. Dari pendapat-pendapat itu juga seorang pemimpin mampu memberikan perubahan jika memang diperlukan.

Dari sekarang, kita bisa melatih rasa kepemimpinan tersebut, terlebih lagi kita adalah seorang siswa. Banyak yang dapat kita lakukakan untuk melatih hal tersebut. Contohnya, menjadi ketua PP (Persatuan Pelajar), jika kita belum memiliki kemmpuan untuk hal tersebut, maka kita bisa menjadi ketua kelas. Kita bisa menganggap kelas sebagai suatu perusahaan yang harus diurus dari 0 sampai menjadi sesuatu tempat yang sangat berarti bagi semua pengurusnya. Kita juga bisa melatih rasa kepemimpinan dari hal yang kecil, seperti kita menjadi seorang ketua kelompok, atau menjadi seorang ketua dalam kelompok diskusi.

Seorang pemimpin diskusi juga harus mampu mengatur jalan nya diskusi dengan baik serta dapat memberi tugas yang adil kepada masing masing anggotanya. Tetapi, suatu kegiatan atau organisasi dikatakan sukses atau tidaknya bukan hanya dilihat dari pemimpinnya, karena masih banyak faktor lain. Tetapi memang seorang pemimpin sangat berpengaruh dalam suatu kegiatan atau organisasi.

Seorang pemimpin mampu memberikan gaya atau warna kepemimpinan nya yang baik di depan anggotanya agar mudah diterima dan anggotanya dapat bekerja sama dengannya. Banyak orang yang bilang seorang pempin harus memiliki karisma tersendiri. Tetapi hal itu bukan merupakan hal yang utama, karena karisma dapat ditingkakan seiring dengan berjalannya waktu.

Cara meningkatkan kharisma yaitu bisa dengan cara meningkatkan pengetahuan agar dapat mengetahui segala sesuatu dengan detail. Selain itu juga dapat dilakukan dengan cara memberi dan mencari sesuatu, tetapi menikmatinya terakhir. Dapat juga dengan cara mampu memberikan loyalitasnya dalam kebaikan.

 

Oleh Dita Ayu Rosmawati (Angkatan 61/ Beswan Gen-4)

yayasanbas

yayasanbas has blogged 610 posts

2 thoughts on “Menanamkan Sifat Kepemimpinan Sejak Dini

  • MJ

    Hello Dita, insya Alloh sukses ya dan jadilah pemimpin, teruslah belajar, tetap semangat dan selalu tawadlu

    Balas
    • yayasanbas

      Hello Mr. Jono. Terima kasih motivasinya. Amin yra..

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *