image-title

Sebagian dari mereka bercita-cita untuk bersekolah, sebagian mereka bercita-cita ingin bersekolah tinggi dan sebagian mereka ingin bercita-cita ingin masuk SMAKBo. Apa yang ada dipikiran kita tentang sekolah? Semua mempunyai haknya masing-masing untuk mendeskripsikannya. Instansi pendidikan (sekolah) sangat beragam adanya. Ada yang bergerak di bidang agama, teknologi, farmasi , tata boga, dan ada juga yang bergerak di bidang peningkatan daya ingat dan pengetahuan saja, SMA contohnya. SMA merupakan jalan yang mudah bagi yang ingin menlanjutkan ke perguruan tinggi. Memang kita punya jalan masing-masing, tergantung kesungguhan dan doa kita untuk meraihnya.

Tapi dia berbeda, nama dia merupakan singkatan dari bidang dia bergerak, memiliki dua ibu, kementerian perindustrian dan kementerian pendidikan dan kebudayaan, isomernya sangat sedikit di tanah air ini, hanya ada di Makasar dan Padang, dia merupakan supplier tenaga kerja setingkat SMK yang terbaik di Indonesia, mereka bukan membutuhkan, tapi dibutuhkan, dan di bidang analis kimia mereka bergerak. SMAKBo, yang sekarang berubah menjadi SMK SMAK Bogor.

“Haaaah? Kimia? Tidaaaak”

Itulah pikiran yang terlintas di beberapa anak sekolah ketika mendengar kata kimia. Kimia itu susah, kimia itu bahaya, kimia itu pusing dan berbagai keluhan dia sampaikan ke arah kimia. Tapi, kimia itu gak salah apa-apa, dunia ini tidak akan sampai sekarang jika tidak ada kimia (jika Allah tidak menciptakan kimia). Semua yang ada di alam semesta ini adalah kimia. “kalian tidak akan bisa lepas dari aku, ha ha ha (evil laugh)” kimia membela. Dari hal yang terkecil seperti minum (H2O), bernafas (O2) hingga hal hal yang besar seperti bagaimana mengolah minyak bumi. Semua itu ilmu kimia. Siapa di dalamnya? mereka yang luar biasa.

Murid SMK-SMAK Bogor terkenal dengan kutu buku? Bohong. Mereka seperti anak SMA biasa yang doyan tidur, sosialita dan main game online. Mereka memang berkecimpung di bidang yang sulit, tapi mereka juga manusia. Tapi sungguh, mereka yang ‘kecemplung’ ke dalam SMAKBo ini merasa sangat beruntung, senakal-nakalnya anak SMAKBo, tidak ada yang sampai tawuran, tidak ada yang sampai berdua-duaan semalaman, apalagi sampai si perempuan h**il. Tidak ada pungutan-pungutan tidak jelas disini, tidak ada bully dengan sungguhan di sini dan tidak ada yang Drop Out karena tidak punya biaya disini.

Alhamdulillah, aku beruntung sekolah di sini.

Oleh : Emir Siswanto – Angkatan 58/Beswan Gen-1

yayasanbas

yayasanbas has blogged 510 posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *