image-title

Bogor, 23 November 2018 – Yayasan Bakti Asih Sesama (BAS) mengadakan kegiatan wawancara untuk penerimaan Peserta Beasiswa BAS pada tahun ajar 2018-2019. Acara yang berlangsung di SMAKBo ini terdiri atas 2 sesi, yakni sesi Wawancara dan FGD (Focus Group Discussion). Sebanyak 31 dari 35 pendaftar telah mengikuti proses seleksi, 4 sisanya akan menyusul karena harus mengikuti lomba di IPB.

Proses seleksi dimulai dengan perkenalan seluruh personil panitia. Lalu, calon Beswan dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan minat bidang pekerjaan pasca lulus sekolah. Mereka terbagi menjadi 6 kelompok, yaitu bidang Nuklir, bidang Mikrobiologi, bidang Gas and Oil, bidang Food and Beverages 1 dan 2, terakhir bidang Lingkungan.

Setiap kelompok melakukan diskusi sambil menunggu calon Beswan dipanggil untuk wawancara secara bergilir. Menyadari akan keterbatasan informasi, panitia memperbolehkan peserta mencari bahan di internet. Kelompok menuliskan hasil diskusi di kertas karton cokelat yang akan dipresentasikan pada sesi FGD.

Wawancara setiap peserta berlangsung sekitar 20 menit. Tujuan wawancara untuk mengkonfirmasi isi formulir dan esai yang ditulis oleh calon Beswan sebagai syarat pendaftaran.

Salah seorang calon Beswan (Ns) menyatakan ikut mendaftar Beasiswa BAS untuk membantu meringankan biaya sekolah. Lain halnya dengan (Dv), selain membutuhkan bantuan finansial ia merasa kurang piknik. “Saya ingin ikut Beasiswa BAS, Kak! karena saya merasa kurang piknik,” yang lantas mengundang tawa interviewer (pewawancara).

Sesi FGD

Memasuki sesi FGD, terlebih dahulu seluruh panitia dan calon Beswan melakukan ice breaking dan menonton penampilan yel-yel kelompok. Harapannya, agar peserta semakin semangat saat FGD. Dipandu seorang moderator, dan FGD pun dimulai.

Setiap kelompok mempresentasikan ‘karyanya’ (hasil diskusi kelompok) di depan kelas secara bergantian. Ruang lingkup bahasan mencakup alasan utama pemilihan bidang, keuntungan dan kerugian memilih bidang tersebut, ilmu perkimian dan non perkimiaan yang harus dikuasai, nama-nama perusahaan yang sesuai dengan bidang tersebut dan hal-hal yang perlu dipersiapkan siswa untuk mewujudkan mimpi dapat kerja di bidang tersebut

Selesai presentasi, moderator memandu proses tanya jawab. Moderator mempersilakan calon Beswan lainnya untuk bertanya. “Astaga, pertanyaanya susah banget, udah kayak ujian sidang ini mah” ujar Indah selaku interviewer. Akhir penampilan kelompok, moderator mempersilakan panitia untuk memberikan informasi tambahan, dan atau koreksi berdasarkan jalannya proses tanya jawab. Acara selesai pukul 4 sore hari dengan foto bersama dan pengumuman-pengumuman.

Perlu diketahui, kriteria kelulusan seleksi ini yaitu kemampuan ekonomi keluarga dalam memenuhi biaya SPP, keaktifan siswa dan prestasi siswa baik di sekolah maupun luar sekolah. Adapun fasilitas beasiswa meliputi pembayaran Uang SPP selama 2 semester, uang saku setiap bulan selama program berjalan, dan pertemuan Tematik dengan tema-tema yang menunjang soft skill Beswan. Ditambah, Beswan juga mendapatkan latihan menulis populer dengan output berupa Buku Populer karya Beswan.

Karena ada 4 calon Beswan yang akan menjalani wawancara akhir pekan ini, maka hasil seleksi Penerima Manfaat Program Beasiswa BAS akan diumumkan pada hari Senin 3 Desember 2018. “Kalian yang tidak terpilih nanti jangan bersedih hati, karena kalian tetap dapat mengikuti kegiatan Tematik BAS. Dan ingat, yang terpilih bukan berarti lebih hebat dari yang lain” pesan Mukti selaku panitia menutup Acara.

Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

Email: yayasanbas@gmail.com; Website: yayasanbas.org

Narahubung: Novita (0811 1123 890) dan Alya (0821 7551 9976).

yayasanbas

yayasanbas has blogged 510 posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *