Halo-halo, Sobat BAS!

Pandemi di tanah air belum menampilkan akhir dari kehadirannya di muka bumi ini. Banyak sekali efek yang ditimbulkan dari masa pandemi Covid 19, salah satunya pembelajaran yang semula luring harus dilaksanakan secara daring. Pembelajaran daring tersebut harus dilakukan agar proses belajar-mengajar tidak terputus. Namun, masih banyak kendala yang dirasakan siswa maupun guru selama pembelajaran daring, yang tak lain dan tak bukan ialah permasalahan mengenai kuota internet dan ekonomi.

Maka dari itu, Yayasan BAS berkolaborasi dengan HASKA membentuk Program Beswan Gen 7 untuk memberi bantuan ekonomi sekaligus peningkatan soft skill kepada siswa-siswi kelas 12 SMK-SMAK Bogor dalam menghadapi masa pandemi Covid 19. Semangat mereka demi kepentingan dan kemajuan pendidikan adik-adiknya tidak padam hanya karena terhalang pandemi.

Tepat di hari Sabtu, 27 Februari 2021, diiringi senyum sinar sang baskara, seleksi wawancara Beswan Gen 7 dilakukan kepada 40 siswa-siswi kelas 12 SMK-SMAK Bogor yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi administrasi. Walaupun kegiatan ini tidak dilakukan secara tatap muka, hanya melalui aplikasi online Zoom Meeting, tetapi antusiasme para calon beswan ini tidak terpatahkan oleh pandemi yang tak kunjung berakhir. Baru saja Kak Dafid selaku ketua guyub sosial HASKA mengutarakan sambutannya, langsung disambut dengan semangat yang membara oleh para calon beswan yang hadir.

Sebagian besar calon Beswan Gen 7 ini terkaget-kaget karena acara berlangsung di luar dugaan mereka. Awalnya, mereka mengira acara akan berlangsung secara formal dan membosankan, tetapi pada kenyataannya mereka sangat menikmati dan merasa senang mengikuti acara ini.  “Kemarin itu saya deg-degan banget, karena takut ditanya yang di luar persiapan saya. Eh, ternyata, kakak-kakaknya baik semua, acaranya seru banget di luar dugaan saya yang bakalan dingin dan seram gitu. Pokoknya seru banget deh!” Ujar H, gadis cantik berjilbab hitam kala itu dengan lengkung pelangi indah tercipta di wajah manisnya.

Selain itu, calon beswan atas inisial E juga mengemukakan pendapatnya mengenai tugas menulis ketika kegiatan berlangung. Menurut pria tampan angkatan 64 ini, tugasnya sangat seru. Ia berkata, “Tugas menulis ini lumayan sulit, sangat menantang, tetapi sangat seru dan mendapatkan pengalaman baru.”

Atas kerja sama antara kakak-kakak penyeleksi dengan para calon beswan, kegiatan seleksi wawancara pun dapat berlangsung dengan lancar. Semuanya dapat bernapas lega karena telah menyelesaikan tugasnya masing-masing. Tentunya, hari itu menjadi pengalaman berharga, baik bagi kakak-kakak penyeleksi maupun para calon beswan.


Salam hangat, Yayasan BAS.

| Bakti Asih Sesama, Senantiasa Berbagi dan Berprestasi

yayasanbas

yayasanbas has blogged 610 posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *