image-title

Bogor, 24 Maret 2018, Yayasan BAS melaksanakan tematik bertema Kehidupan Pasca Kampus. Tematik ini berjudul Personal Planning For the Better Future yang bertujuan memberikan gambaran (membuka wawasan) Beswan atas pilihan setelah lulus sekolah untuk: Kuliah, Bekerja, Kuliah sekaligus Bekerja atau Berwirausaha saat lulus dari sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMK SMAK Bogor dengan 3 narasumber yaitu M. Iqbal Syauqi, Ihsan Muhammad dan Mukti Santoso.

Pembicara pertama M Iqbal Syauqi, yang mengecap bintang pelajar SMAKBO tahun 2013 dan lulusan kimia Universitas Indonesia (UI) tahun 2017. Iqbal menggambarkan dinamika kehidupan mahasiswa, dan memberikan motivasi agar Beswan semangat kuliah. “Memilih untuk kuliah harus dengan tujuan, bukan sekedar kuliah karena belum ingin bekerja ataupun mengisi waktu luang.” ucap Iqbal dengan semangat. Iqbal membuktikannya, ia menjadi mahasiswa berprestasi (Mapres) tingkat fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) dengan segudang prestasi. “Waktu awal kuliah, saya ingin menjadi Mapres, alhamdulillah terwujud. Ini bukti bahwa SMAKBO, lulusan SMK pun dapat bersaing dengan lulusan SMA.” ujar Iqbal. Continue reading Pelaksanaan Tematik ke-5: Kehidupan Pasca Kampus

Read More

Menjelang Praktik di Laboratorium

Praktikum Laboratorium di sekolahku berbeda dengan praktikum di sekolah SMA/SMK lainnya. Untuk 1 mata pelajaran, praktik di Laboratorium diadakan sekali dalam 1 minggu. Contohnya di Laboratorium Analisis Instrumen-2.

Setiap akan memulai praktik siswa akan mengisi absensi dan di kuis terlebih dahulu oleh guru praktik. Siswa akan ditanya-tanya tentang penetapan yang akan mereka lakukan. Sehingga setiap akan masuk ke laboratorium biasanya kita belajar bersama anggota kelompok agar nantinya bisa menjawab pertanyaan dari guru praktik. Karena kalau kita tidak bisa menjawab pertanyaan dari guru praktik ada dua kemungkinan yang terjadi. Yang pertama adalah nilai LKS atau lapsus akan di minus, dan yang kedua adalah dikeluarkan untuk mencari jawaban yang tepat.
Continue reading Menjelang Praktik di Laboratorium

Read More

Begitu aku menyusuri lorong, laboratorium analisis instrumen berada disebelah kiriku. Ada dua pintu masuk di sebelah kiri dan kanan yang bisa dilewati. Ku genggam gagang pintu dan kubuka pintu tersebut. Saat kaki melangkah ke dalam terlihat ruangan berlantai keramik putih dan berdinding coklat yang luas dan cukup pencahayaan yang berasal dari lampu. Beberapa guru sedang berbincang di ruangan yang terletak di sebelah kiriku. Kakiku melangkah maju dan melihat lemari coklat yang berisi buret dan aku mencoba memasuki ruangan di sebelahnya. Suasana sejuk terasa dari pendingin ruangan yang tersedia, beberapa alat timbangan tersedia di dalamnya dan ruangan inilah yang dinamakan ruang timbang.

Suara bising berasal dari luar ruang timbang. Beberapa anak murid sedang melakukan praktikum pada empat buah meja panjang yang berwarna coklat. Beberapa pereaksi dan alat canggih berada di atasnya seperti pH meter dan konduktometer. Suara gemercik air berasal dari wastafel dengan sabun dan tempat sampah kecil berwarna di setiap meja tersebut yang sedang dipakai beberapa siswa untuk mencuci alat gelas. Pada bagian belakang empat meja tersebut terdapat alat polarimeter yang cukup usang dengan penerangan lampu berwarna kuning dan refraktometer. Terdapat jendela kaca besar yang tertutup gordyn yang menghadap langsung ke kantin sekolah.
Continue reading Laboratorium Analisis Instrumen 1 SMAKBO

Read More