Komunikasi adalah tentang memberi bukan mengubah…

Komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya. Tentunya kita sebagai makhluk sosial akan selalu berhubungan dengan orang lain dan sebagai penghubung yaitu lewat komunikasi. 

Pada hakikatnya komunikasi ialah tentang memberi, namun banyak dari kita yang mengharapkan lebih setelah kita berkomunikasi dengan seseorang seperti mengubah sikap, mengubah opini, mengubah perilaku, bahkan mengubah masyarakat.

Apabila tujuannya seperti itu, kita akan menjadi serakah dan berpikir bahwa kita dapat mengubah sesuatu. Akibatnya kita akan selalu merasa tidak puas apabila tujuan komunikasi tersebut tidak tercapai, bahkan cenderung marah kepada diri kita sendiri sebagai pemberi informasi dan kepada orang yang telah kita beri informasi.

Sebagai contoh, seorang kakak sedang mengajarkan adiknya pelajaran sekolah. Setelah diajarkan oleh sang kakak, adik itu pun mengerti. Namun pada saat ulangan ia mendapat hasil yang tidak memuaskan. Akibatnya kakak pun marah dan menyalahkan adik sambil berkata “Bagaimana sih kamu, kan sudah kakak beri tahu!” Dalam contoh kasus tersebut jelas bahwa kakak mengharapkan lebih dari proses komunikasi yang ia lakukan.

Tidak apa-apa apabila seseorang berubah dalam konteks menjadi lebih baik setelah diberi informasi. Itu merupakan suatu pencapaian yang bagus. Namun perlu diingat seseorang berubah bukanlah kuasa kita melainkan kehendaknya. Jadi, tugas kita dalam berkomunikasi ialah memberikan yang terbaik apa yang kita punya, sehingga bermanfaat bagi orang lain bukan untuk mengubah seseorang. Apabila tujuan kita dalam berkomunikasi adalah seperti itu, maka akan lebih banyak dampak positif bagi kita sebagai pemberi informasi dan kepada yang diberi informasi. Kita sebagai pemberi informasi pun akan selalu berpikiran positif dan orang lain sebagai penerima informasi pun tidak merasa terbebani.

 

Oleh Citra Apriliana (Angkatan 61/ Beswan Gen-4)

yayasanbas

yayasanbas has blogged 510 posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *